You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anies Dukung Gerakan Revolusi Putih
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Anies Dukung Gerakan Revolusi Putih

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendukung gerakan revolusi putih yang diprakarsai Bidadari Indonesia. Terlebih kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak usia sekolah.

Pagi ini saya menghadiri kegiatan pemberian asupan untuk anak-anak, yakni susu dan telur

"Pagi ini saya menghadiri kegiatan pemberian asupan untuk anak-anak, yakni susu dan telur," ujarnya di SDN 12 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Jumat (24/11).

Anies mengatakan, kegiatan ini merupakan contoh gerakan yang dilakukan oleh masyarakat kepada masyarakat. Melalui pemberian susu dan telur kepada anak-anak sekolah, diharapkan kebutuhan gizi anak semakin baik.

Aksi Sekolah Pantai Indonesia Digelar di Pulau Tidung Kecil

"Saya menyambut baik dan ini adalah contoh sebuah kegiatan yang sifatnya kolaborasi antara warga dengan warga," ucapnya.

Menurutnya dengan mendapatkan asupan gizi yang baik, tidak hanya akan membuat fisik anak berkembang. Tetapi juga kemampuan intelektual dan karakter mereka.

Ketua Umum Bidadari Indonesia, Monica Hariyanto menuturkan hingga saat ini sudah ada 12 sekolah yang dikunjungi. Pihaknya menargetkan semua sekolah di Ibukota bisa digelar revolusi putih ini.

"Target kami semua sekolah di Jakarta. Setiap minggu kami kunjungi tiga hingga empat sekolah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11589 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1352 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1305 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1288 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye998 personBudhi Firmansyah Surapati